UJI BANDING ANTAR LABORATORIUM

Selasa, 25 Oktober 2016

Pengujian yang dilakukan oleh suatu laboratorium penguji merupakan bagian dari pengambilan keputusan yang sangat penting sehingga diperlukan suatu mekanisme untuk meningkatkan akurasi data yang dikeluarkan oleh suatu laboratorium. Peningkatan kompetensi laboratorium serta unjuk kerja penguji dapat dilakukan dengan ikut serta dalam program uji banding laboratorium. Sebagai laboratorium penguji yang telah terakreditasi maka UPT. Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan uji banding antar laboratorium pada ruang lingkup pengujian terakreditasi : Rose Bengal Test (RBT) Brucella , Rapid Aglutination Test Pullorum dan Total Plate Count (TPC).
Tujuan dari kegiatan uji banding adalah :
1. Bagi laboratorium penguji yang mengajukan akreditasi, hal ini sebagai salah satu pemenuhan persyaratan akreditasi laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025 klausul 5.9 Jaminan Mutu Hasil Pengujian.
2. Bagi laboratorium peserta, hasil evaluasi unjuk kerja dapat digunakan sebagai dasar mempertahankan status akreditasi laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025 pada saat surveilan atau reakreditasi.
Uji banding dilaksanakan pada bulan September 2016 pada 4 (empat) laboratorium uji yang telah terakreditasi untuk ruang lingkup pengujian dimaksud yakni :
- UPT. Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Bali,
- Balai Besar Veteriner Denpasar,
- UPT. Laboratorium Kesehatan Hewan Malang,
- UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Tipe B Semarang dan
- Balai Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner Boyolali.

Untuk pengujian RBT masing-masing laboratorium menerima 10 contoh dalam bentuk serum sapi sebanyak 125 µl dan untuk Rapid Aglutination Test Pullorum menerima 10 contoh serum ayam sebanyak 125 µl. Sedangkan pengujian TPC masing-masing laboratorium menerima 5 contoh dalam bentuk supernatant daging ayam. Semua pengujian dilakukan pada rentang waktu yang telah ditentuk

Dari hasil analisa statistik diperoleh hasil :
a. Uji RBT dari 4 (empat) laboratorium penguji hasilnya 100 % sesuai.
b. Uji Rapid Aglutination Test Pullorum dari 4 (empat) laboratorium penguji hasilnya 100 % sesuai.
c. Uji TPC dari 4 (empat) laboratorium penguji hasilnya memuaskan
Tingkat akurasi suatu laboratorium terhadap laboratorium lainnya dapat dilihat dari Z score between (Zbi) diperoleh sebanyak 4 (empat) atau seluruh laboratorium mendapatkan Zbi yang dapat diterima (memuaskan) yaitu berada dalam batas nilai absolute yang bisa diterima. Sedangkan presisi suatu laboratorium dalam menguji contoh dapat dilihat dari Z score within (Zwi) yang memuaskan ( Z ≤ 3).

(Yuli Antariksa-UPT Lab Keswan Bali)