Rapat /Pertemuan Kegiatan Prasarana Dan Sarana Peternakan

Kamis, 22 Maret 2018


 

Program Prasana, Sarana dan Penyuluhan merupakan salah satu program yang diperlukan oleh masyarakat peternak dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternaknya. Untuk itu melalui anggaran APBDtahun 2018telah tertuang kegiatan penyediaan pengembangan Prasarana dan Sarana Peternakan  tahun 2018 berupaBelanja barang yang akan diserahkan kepada masyarakat dalam bentuk barang.Berupa APPO, Motor roda tiga dan Pengaduk (Rotary). Untuk itu diperlukan rapat/pertemuansosialisasi kegiatan dengan kelompok dan pengurus penerima kegiatan. Kegiatan tersebut diatas tersebar di 5 kabupaten (Badung, Buleleng, Klungkung Jembrana dan Gianyar)  dengan 14  kelompok penerima kegiatan yang didampingi oleh petugas teknis kabupaten.

Maksud dilaksanakan rapat /pertemuan adalah untuk mengkoordinasikan dan mensosialisasi kegiatan yang pelaksanaannya  oleh Provinsi dan kelompok  tani penerima bantuan prasarana dan sarana  dengan melibatkan petugas Kabupaten. Dasar Hukum pelaksanaan rapat/ pertemuan Tahun 2018 adalah DPA  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Nomor DPA 918/025/DPA/2018 tanggal 2 Januari  2018. Rencana Operasional Kegiatan (POK), aliran kas Kegiatan Penyediaan Pengembangan Prasarana dan Sarana Peternakan tahun 2018.

Pelaksanaan   Rapat / pertemuan  dilaksanakan  pada  hari Kamis, tanggal 22 Maret 2018 di Ruang Pertemuan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali.Peserta  Rapat/ Pertemuan sebanyak 40 orang yaitu PLT, Bidang Prasarana ,sarana dan Penyuluhan beserta Kasi PSP dan Pakan, Pengurus kelompok penerima kegiatan dan  petugas kabupaten Badung, Gianyar,Klungkung , Buleleng dan Jembrana. Adapun sumber anggaran yang dipergunakan dalam rapat/pertemuan  adalah APBD tahun 2018.

Adapun Materi yang disampaikan dalam rapat tersebut antara lain :

  1. Pertemuan dipimpin langsung oleh PLT. Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan didampingi oleh kasi PSP, kasi pakan dan pembiayaan serta dibantu oleh dua staf PSP. Dalam Rapat/pertemuan membahas tentang kelengkapan perkembangan kemajuan administrasi kegiatan yang akan diterima kelompok. Sesuai dengan yang tertuang dalam lampiran III RKA – KL Dinas Peternakan Provinsi Bali ada 14 Kelompok yang telah masuk dan dianggarkan, namun satu kelompok penerima kegiatan APPO yaitu Kelompok Gembala Muda yang Beralamat di Desa Tigawasa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng mengundurkan diri karena sudah mendapatkan simantri pada tahun ini.
  2. Dari 13 kelompok penerima kegiatan SK Gubernur sedang proses dan sudah mendapat nomor persetujuan, namun karena sesuatu hal, maka penandatanganan dan pencairan fisik menunggu sampai bulan juni setelah PILKADA. Sedangkan kelengkapan administrasi lainnya seperti dokumen pengadaan dan draf NPHD sudah siap.
  3. Untuk kegiatan AUTS/K telah disosialisasikan terkait dengan target alokasi kegiatan per kabupaten, kreteria, persyaratan dan pertanggungan asuransi. Kreteria peserta adalah peternak yang melakukan usaha pembibitan dan atau pembiakan, sapi/kerbau berumur minimal 1 tahun dengan kondisi sehat. Dengan persyaratan peserta bersedia membayar premi swadaya sebesar 20% dari nilai premi.
  4. Untuk ternak yang hilang akibat kecurian, pengajuan klaim agar dilengkapi dengan surat keterangan dari kepolisian dan akan dibayarkan sebesar 70% dari nilai pertanggungan, sedangkan untuk ternak peserta asuransi yang kemudian diketahui majir, tidak bisa diganti dengan ternak lain.
  5. Untuk ternak milik pribadi (tidak berkelompok) bisa ikut sebagai peserta asuransi, persyaratannya sama diajukan secara kolektif.