RAKOR SIWAB TAHUN 2017 DI PROVINSI BALI

Selasa, 21 Februari 2017

Rapat Koordinasi Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) tahun 2017 di Provinsi Bali berlangsung, Senin, 20 Februari 2017 di Ruang Rapat Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali. Rapat dihadiri oleh dinas-dinas yang menangani fungsi peternakan Kab/kota se-Bali, Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar, Karantina Kelas I Denpasar, BPTU, BPTP, Asuransi Jasindo, Asosiasi Pengusaha Sapi (AKSA) Kab/kota se-Bali, Perwakilan Fakultas Kedokteran Hewan UNUD, Perwakilan Fakultas Peternakan UNUD, Ketua Kelompok Peternak Kab/kota se-Bali dan UPT Pusat.

 

Rapat ini dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, Ir. I Putu Sumantra, M. App. Sc. mengatakan, kegiatan Nasional Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) bertujuan untuk mempercepat ketersediaan daging sapi khususnya swasembada daging sapi. UPSUS SIWAB tahun ini sudah dimulai oleh Kementrian Pertanian khususnya Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan yang telah disosialisasikan kepada seluruh kab/kota. Tim Pembina yang ada di Provinsi akan melakukan pendampingan dalam program ini, dan tim Pembina ini berada dibawah arahan Bapak Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai penanggung jawab keberhasilan pelaksanaan UPSUS SIWAB di Provinsi Bali.

Dalam rakor ini, diisi juga dengan penjelasan dari masing-masing penanggungjawab UPSUS SIWAB dan ditutup dengan diskusi dan Tanya jawab.